 |
| by adi najok nanjok |
Sebatang rokok, korek api, hisap, asap, nikmat... tentunya anda sudah mengetahui indikasi dari kata kata tersebut bahkan mungkin juga sudah pernah terpikirkan oleh otak anda. Pernahkah anda mempunyai keinginan mencobanya atau barangkali saat masa remaja sudah pernah bersentuhan dengan benda ini? yah mungkin dari kebanyakan orang emang sudah pernah mencobanya khususnya kaum adam seperti saya ini hihihi...!, emang benar sih ku akui kalau rasa dari rokok ini emang benar-benar nikmat bagi penggunanya. Eh tunggu dulu nikmat sih nikmat tapi tahukah anda seberapa bahayakah dampak rokok terhadap kesehatan tubuh kita?
Nah sebelum itu mari kita ketahui terlebih dahulu kandungan apa saja yang ada dalam rokok !
Zat berbahaya dalam Rokok
1. Nikotin
Zat ini mengandung candu bisa menyebabkan seseorang ketagihan untuk trus menghisap rokok.
Pengaruh bagi tubuh manusia :
- menyebabkan kecanduan / ketergantungan
- merusak jaringan otak
- menyebabkan darah cepat membeku
- mengeraskan dinding arteri
2. Tar
Bahan dasar pembuatan aspal yang dapat menempel pada paru-paru dan bisa menimbulkan iritasi bahkan kanker.
Pengaruh bagi tubuh manusia :
- membunuh sel dalam saluran darah
- Meningkatkan produksi lendir diparu-paru
- Menyebabkan kanker paru-paru
3. Karbon Monoksida
Gas yang bisa menimbulkan penyakit jantung karena gas ini bisa mengikat oksigen dalam tubuh.
Pengaruh bagi tubuh manusia :
- mengikat hemoglobin, sehingga tubuh kekurangan oksigen
- menghalangi transportasi dalam darah
4. Zat Karsinogen
Pengaruh bagi tubuh manusia :
- Memicu pertumbuhan sel kanker dalam tubuh
5. Zat Iritan
- Mengotori saluran udara dan kantung udara dalam paru-paru
- Menyebabkan batuk
Zat-zat asing berbahaya tersebut adalah zat yang terkandung dalam dalam
ASAP ROKOK, dan ada 4000 zat kimia lainnya yang terdapat dalam sebatang ROKOK,
40 diantaranya tergolong zat yang berbahaya misalnya : hidrogen sianida
(HCN) , arsen, amonia, polonium, dan karbon monoksida (CO).
Bahaya Rokok Terhadap Tubuh
1. Penyakit jantung
Rokok menimbulkan aterosklerosis atau terjadi pengerasan pada pembuluh
darah. Kondisi ini merupakan penumpukan zat lemak di arteri, lemak dan
plak memblok aliran darah dan membuat penyempitan pembuluh darah. Hal
ini menyebabkan penyakit jantung. Jantung harus bekerja lebih keras dan tekanan ekstra dapat menyebabkan
angina atau nyeri dada. Jika satu arteri atau lebih menjadi benar-benar
terblokir, serangan jantung bisa terjadi. Semakin banyak rokok yang dihisap dan semakin lama seseorang merokok,
semakin besar kesempatannya mengembangkan penyakit jantung atau
menderita serangan jantung atau stroke.
2. Penyakit paru
Risiko terkena pneumonia, emfisema dan bronkitis kronis meningkat karena
merokok. Penyakit ini sering disebut sebagai penyakit paru obstruktif
kronik (PPOK). Penyakit paru-paru ini dapat berlangsung dan bertambah buruk dari waktu
ke waktu sampai orang tersebut akhirnya meninggal karena kondisi
tersebut. Orang-orang berumur 40 tahun bisa mendapatkan emfisema atau
bronkitis, tapi gejala biasanya menjadi jauh lebih buruk di kemudian hari (American Cancer Society).
3. Kanker paru dan kanker lainnya
Kanker paru2 sudah lama dikaitkan dg bahaya rokok, yang juga dapat
menyebabkan terhadap kanker lain seperti dari mulut, kotak suara atau
laring, tenggorokan dan kerongkongan. Merokok juga dikaitkan dengan
kanker ginjal, kandung kemih, perut pankreas, leher rahim dan kanker
darah (leukemia).
4. Diabetes
Merokok meningkatkan resiko terjadinya diabetes, menurut Cleveland
Clinic. Rokok juga bisa naik menyebabkan komplikasi dari diabetes,
seperti penyakit mata, penyakit jantung, stroke, penyakit pembuluh
darah, penyakit ginjal dan masalah kaki.
5. Impotensi
Rokok merupakan faktor resiko utama untuk penyakit pembuluh darah
perifer, yang mempersempit pembuluh darah yang membawa darah ke seluruh
bagian tubuh. Pembuluh darah ke p3nis kemungkinan juga akan terpengaruh
karena merupakan pembuluh darah yg kecil & dapat mengakibatkan
disfungsi ereksi/impoten.
6. Penyakit mulut
Penyakit mulut yang disebabkan oleh rokok antara lain kanker mulut, kanker leher, penyakit gigi, penyakit pada gigi dan nafas.
7. Gangguan Janin
Merokok berakibat buruk terhadap kesehatan reproduksi dan janin dalam kandungan dan kehamilan
termasuk infertilitas (kemandulan), keguguran, kematian janin, bayi
lahir berberat badan rendah, dan sindrom kematian mendadak bayi.
8. Gangguan Pernafasan
Merokok meningkatkan risiko kematian karena penyakit paru kronis hingga
sepuluh kali lipat. Sekitar 90% kematian karena penyakit paru kronis
disebabkan oleh merokok.
Mirisnya, saat ini Rokok sudah dikonsumsi oleh dari anak-anak dibawah umur,remaja serta orang yang sudah tua dan sudah menjadi sebuah 'keharusan' dalam artian mereka sudah candu
terhadap rokok tersebut. Mereka seakan terbebaskan oleh sebatang rokok
yang mereka isap.
Kita sebagai generasi muda seharusnya sadar akan bahaya rokok bagi kehidupan dan berusaha untuk menjauhi barang berbahaya ini agar menjadi manusia yang sehat seutuhnya.